ANTARIKSA

Mars Mendekat Semua Menerkam

Satelit/Ilustrasi: NASA

Tahun ini, Planet Merah Mars kembali menjadi perhatian astronom. Ia menjadi primadona karena tengah berada pada posisi terbaik dan terdekat dengan Bumi. Selama berada amat dekat dengan Bumi, sekitar 55 juta kilometer, Mars terlihat bagai planet yang tengah terbakar. Warnanya merah membara seakan menyiratkan keganasan dewa perang.

Ya, planet tetangga Bumi ini memang identik dengan dewa perang. Sejak zaman baheula, warna merah darahnya selalu menarik perhatian penghuni Bumi. Sehingga pada zaman itu kemunculannya identik dengan peperangan. Orang-orang zaman dulu pun kemudian menamainya seperti nama dewa perang mereka. Bangsa Romawi menyebutnya Mars, bangsa Yunani dan Babilonia menamainya Ares dan Nirgal.

Bagi para astronom, Mars selalu menarik perhatian. Tidak hanya karena unsur warna merahnya, tetapi juga karena Mars dianggap memiliki kondisi yang amat mirip dengan Bumi.

Christiaan Huygens yang meneliti Mars tahun 1659 menyimpulkan Mars memiliki masa rotasi dan revolusi mirip Bumi. Waktu rotasinya 24 jam, 37 menit, 22 detik. Revolusinya dua kali revolusi Bumi. Dengan kata lain, satu tahun Mars sama dengan dua tahun Bumi.

Memasuki abad ke-19 dan ke-20, Mars semakin menarik perhatian. Tak puas dengan pengamatan hanya menggunakan teleskop visual dan radio, sejak pertengahan abad ke-20, manusia mulai mengirim kendaraan pengamat ke Mars.

Keroyokan

Awal 2004 sepertinya bakal menjadi masa awal manusia menginvasi Mars sekaligus membuktikan dugaan tentang adanya kehidupan di Mars.

Paling tidak tahun depan ada enam kendaraan ruang angkasa berada di orbit Mars. Dua kendaraan Odessey dan Mars Global Surveyor sekarang sudah ada di sana. Keduanya akan menyambut kedatangan Mars Express milik ESA, Mars Exploration Rover “Spirit” dan “Opportunity” NASA, serta Nozomi yang diluncurkan NASDA Jepang.

Dari keempat kendaraan yang tengah melaju ke Mars, Nozomi milik Jepang sepertinya bakal lebih dulu sampai. Satelit ini telah melesat lima tahun lalu. Menurut perhitungan, Nozomi akan tiba di orbit Mars sekitar Desember 2003, sebulan lebih awal dari Mars Express dan Mars Exploration Rover.

Mars Express dan Mars Exploration Rover sendiri baru berangkat awal Juni dan Agustus 2003. Mars Express melesat 2 Juni 2003 menumpang roket Soyuz-Fregat dari Baikonur. Mars Exploration Rover-Spirit melesat seminggu kemudian.

Sebuah lagi bernama Opportunity, melesat sebulan setelah itu. Mereka seakan berlomba menerkam dan menginvasi Mars. (ttg)

Perbandingan
Kandungan Unsur
Mars dan Bumi

Mars (berdasar data Viking1):
Karbon dioksida: 95,3%
Nitrogen: 2,7%
Argon: 1,6
Oksigen: 0,13
Air: 0,03
Ozone: 0,03 ppm
Bumi:
Karbon dioksida: 0,03%
Nitrogen: 78,08%
Argon: 0,93
Oksigen: 20,95
Air: di atas 5 %
>Ozone: 1-10 ppm


INTERNET

INTERNET

Internet adalah sebuah dunia maya jaringan komputer (Interkoneksi) yang terbentuk dari milyaran komputer di seluruh dunia.
Dimulai pada pertengahan tahun 70′an pada masa perang dingin dan mencapai puncaknya pada tahun 1994, ketika interface grafis dan konten/isi dari jaringan tersebut diciptakan dan diperuntukan kepada masyarakat umum sehingga dapat dipergunakan secara lebih mudah.
Internet memungkinkan kita untuk menghilangkan hambatan Jarak dan Waktu dalam mendapatkan Informasi. Dari segi ekonomi, Internet merupakan sebuah jawaban yang sangat efisien, efektif dan relatif murah jika dibandingkan dengan hasil yang akan didapat.

peralatan TI

PERALATAN
TEKNOLOGI INFORMASI

Perkembangan Teknologi Informasi sampai dengan saat ini berkembang dengan pesat seiring dengan penemuan dan pengembangan Ilmu Pengetahuan dalam bidang Informasi dan Komunikasi sehingga mampu menciptakan alat-alat yang mendukung perkembangan Teknologi Informasi, mulai dari sistem komunikasi sampai dengan alat komunikasi yang searah maupun dua arah (interaktif).

sejarah TI

SEJARAH
TEKNOLOGI INFORMASI

Perkembangan peradaban manusia diiringi dengan perkembangan cara penyampaian
informasi (yang selanjutnya dikenal dengan istilah Teknologi Informasi). Mulai dari gambar-gambar yang tak bermakna di dinding-dinding gua, peletakkan tonggak sejarah dalam bentuk prasasti sampai diperkenalkannya dunia arus informasi yang kemudian dikenal dengan nama INTERNET.
Informasi yang disampaikan pun berkembang. Dari sekedar menggambarkan keadaan sampai taktik bertempur.

WOC

Propinsi Sulawesi Utara
Pariwisata

Manado
Manado menawarkan berbagai macam tempat dengan pegunungannya, gunung berapi dan pemandangan di dataran tinggi. Diperkirakan bahwa Manado didiami pada abad ke-16 dan dikenal dengan nama “Wenang”. Kemudian pada tahun 1632 namanya berubah menjadi “Manado”. Dipengaruhi oleh kependudukan asing, kebudayaannya mencerminkan pengaruh dari luar. Urbanisasi masyarakat dari Sangihe Talaud, Bolaang Mongondow, Gorontalo dan Minahasa telah mengakibatkan keragaman budaya dan penduduk. Penduduk Manado berjumlah 342.264 (pada tahun 1996). Terdapat banyak tempat yang menarik dan berada disekitar kota Manado.

Taman Laut Bunaken
Taman laut nasional Bunaken yang tekenal didunia, memiliki luas area 75,26 hekter, letaknya dekat dengan Manado dan terdiri dari 5 pulau, yaitu : Bunaken, Manado Tua, Siladen, Mantehage dan Nain. Tempat untuk snorkeling dan diving yang sangat indah yang memposisikan taman laut ini sebagai salah- satu dari 10 tempat  menyelam terkenal di dunia dan dan ramai dijunjungi bagi penyelam berpengalam maupun pemula. Tempat menyelam sampai dengan kedalaman 100 meter dan air  hangat bisa dirasakan pada kedalaman itu. Berbagai jenis ikan dan kehidupan laut termasuk : Coelacanth(ikan purba), Napoleon Wrasse, Angelfish, kura-kura, ikan belut Ribbon berwarna biru, Stingrays, Eaglerays, Snappers, ikan Grouper, dan hiu yang dinamai. Ada banyak sekali spesies lain yang sangat beragam yang ada, tetapi dapat dengan mudah dijumpai pada tempat yang beragam.

Pulau Manado Tua
Pulau ini merupakan pulau utama diantara pulau-pulau yang lain. Ada jalan kecil untuk hiking ke tempat yang tinggi yang memakan waktu berjam-jam untuk mencapainya, dan tempat ini menawarkan sebuah pemandangan yang spektakular dari pulau-pulau teluk Manado. Sangat indah untuk aktifitas diving dan snorkeling.

Pulau Siladen
Pulau ini terdiri dari banyaknya pantai perpasir putih. Tempat Diving yangbagus bagi penyelam perpengalaman, tetapi snorkeling yang bagus untuk siapa saja. Bagi mereka yang merasa butuh mengasingkan sejenak dari hirup-pikuk peradaban kota, tempat yang tenang ini menawarkan kesempatan yang menyenangkan untuk istirahat dan berjemur di bawah sinar matahari.

Monumen Wolter Monginsidi dan Piere Tendean
Sebuah monumen untuk memperingati pemuda yang berjasa bagi Sulawesi Utara, Wolter Monginsidi dan Piere Tendean. Wolter Monginsidi yang meninggal sejak perjuangan kemerdekaan Indonesia dan Piere Tendean meninggal pada tanggal 30 September 1965 yang terkenal dengan ”Pemberontakan Komunis”. Terletak di tepi laut, berhadapan dengan teluk Manado, biasanya ramai dengan oarang-orang yang ingin bersantai-santai sanmbil menikmati pamandangan panorama yang indah dari teluk Manado. Monumen ini terletak di Bahu pada persimpangan jalan Wolter Monginsidi dan Piere Tendean.

Tugu Perang Dunia ke II
Tugu untuk memperingati kehancuran Manado yang dibom hebat dan untuk menghormati para korban Perang Dunia ke II. Tugu ini terletak di pusat kota Manado bersampingan dengan gereja Sentrum (Gereja Pusat).

Golf
Tempat olah raga Wenang Golf,  permainan dengan 9 lubang , terletak di jalan dari Manado ke bandara internasional dengan luas area 1800 meter persegi. Di tempat itu tersedia juga untuk menyewa pembantu golf .

Bitung
Kota Bitung terletak di bagian utara Sulawesi, kira- kira 47 km dari Manado. Daerah ini memiliki total area seluas 30.400 hektar dengan jumlah penduduk 118,636 (pada tahun 1996). Bitung merupakan pebuhan perdagangan penting di kawasan Indonesia bagian Timur dan juga sebagai jalan masuk para wisatawan. Pelabuhan ini dilengkapi dengan peralatan yang baik dengan sebuah  dermaga berfungsi baik unyuk ditempati oleh kapal-kapal perjalanan. Aset utama kota Bitung adalah Selat Lembah dan Pulau Lembah yang berfungsi sebagai pelindung alami dari angin dan pantai yang keras. Dipercaya bahwa nama “Bitung” diambil dari sebuah pohon rindang yang tumbuh di daerah tepi pantai, memberikan perlindungan bagi manusia dari sinar matahari, hujan, dan angin.

Cagar Alam Tangkoko Batuangus
Terletak di kaki gunung Dua Saudara, area ini meliputi bukit-bukit dan lembah dengar berbagai macam pohon dengan kayu keras dan tumbuhan langkah lainnya. Hewannyapun
Beraneka ragam dan salah satu yang bisa dilihat yaitu Tarsius Spectrum(jenis primata paling kecil di dunia) jenis monyet berekor hitam, burung Maleo, babi hutan dan kuskus(jenis hewan berkantung). Cagar alam Tangkoko Batu Angus memberikan perlindungan lingkungan untuk mencegah hewan-hewan tersebut dari kepunahan. Tangkoko terletak di bagian utara kota Bitung dan memiliki luas area 3,196 hektar dan memakan waktu 1,5 sampai  2,5 jam dari kota Bitung atau Manado. Harus diingat bahwa jalan menuju ke Tangkoko kadang kala sukar dan pengunjung disarankan mengunjunginya bersama pemandu wisata untuk menjamin keselamatan perjalanan kita dan mendapatkan keuntungan dari pemandu perpengalaman yang dapat membantu dalam kegelapan suaka margasatwa. Losmen(semacam penginapan bagi tamu) tersedia sebagai tempat penginapan malam hari.

Selat Lembeh
Selat Lembeh berjarak 12 km membentang di perairan, memisahkan pulau Lembeh dan daerah utama lain. Bitung sebenarnya merupakan sebagian titik jalan sepanjang pantai selat Lembeh. Bagian perairan yang masih orisinil ini di wilayah Sulawesi Utara merupakan tempat tinggal bagi banyaknya hewan laut yang unik, termasuk kuda laut kerdil, gurita, ikan pipa, dan beragam spesies unik lainnya. Ini merupakan tempat menyelam yang sangat menakjubkan bagi fotografer bawah laut dan keanekaragamannya dan kesempatan mendapatkan hasil gambar yang tak terlupakan. Ada banyak pantai yang dikembangkan di tepi pantai selat Lembeh yang menakjubkan untuk aktifitas snorkeling  dan berenang. Sekarang ini, pulau Lembeh tidak berkembangkan dan tidak ada fasilitas bagi wisatawan.

Monumen Jepang
Sebagaimana Bitung berperan sebagai bagian penting pada perang dunia ke II, sebagai tempat tinggal bagi tentara Jepang, itu menjadi tempat perisirahatan abadi bagi tentara Jepang sejak perang. Untuk memperingati sebagai sejarah dan yang meninggal, orang Jepang dan pemerintah Sulawesi Utara membangun monemen yang terletak di Manembo-nembo, 7 km dari pusat kota Bitung.

Monumen Trikora
Terletak di jurang pantai pulau Lembeh, monumen DC3 dan tamannya menawarkan kesempatan yang menarik untuk bepergian dengan menggunakan kapal pada hari minggu dan saat liburan. Dapat dijangkau dengan menggunakan kapal motor kecil.

Minahasa
Daerah Minahasa memiliki wilayah dengan luas area kira-kira 418.862 hektar dengan jumlah penduduk 733,029 jiwa(pada tahun 1996). Tondano merupakan ibukota kabupaten Minahasa. Terletak di dataran tinggi, 700 meter di atas permukaan laut, dikelilingi oleh pinggiran desa yang indah dengan udara pegunungan yang sejuk. Masyarakat Minahasa meyakini legenda bahwa mereka merupakan keturunan dari Toar dan Lumimuut. Peringatan untuk masa lampau adalah waruga, kubur batu yang terletak di Sawangan, Airmadidi dan Watu Pinabetengan di Tompaso. Kata Minahasa yang berarti persatuan dari suku-suku tradisional berasal dari kata esa atau satu, oleh karena itu, daerah ini dinamakan dengan nama Minahasa.

Gunung Klabat
Gunung tertinggi di Sulawesi Utara, yaitu dengan ketinggian 1995 meter, dapat didaki dalam 5 atau 6 jam dari Stasiun Polisi di Airmadidi. Mendaki sampai malam hari selama bulan terang dan bermalam untuk melihat matahari terbit.

Taman Purbakala Sawangan 
Waruga purba dan kubur batu(sarkofagi) dari masyarakat Minahasa, terhitung dari zaman Megalitik sangatlah menarik. Ada 144 buah kubur batu yang dibangun untuk menempatkan jenazah pada posisi duduk. Para pemeluk sebelum Kristen meyakini bahwa bayi dilahirkan pada posisi duduk dalam kandungan ibu dan dalam posisi demikianlah manusia harus kembali ke abadiannya. Ukiran pada batu menggmbarkan penyebab kematian yang meninggal, kegemarannya, karakter ataupun pekerjaan dan sebagainya. Ada sebuah toko kecil di depan pintu masuk dan sumbangan kecil. Tempat itu terlatak di desa Sawangan dekat dengan Airmadidi, sekitar 24 km dari kota Manado.

Kubur Megah  Ibu Walanda Maramis
Tempat ini merupakan penghormatan kepada pahlawan nasional hak asasi manusia di Sulawesi Utara. Ia dilahirkan pada 1 Desember 1872 dan meninggal dunia pada tahun 1949. sebuah organisasi yang dinamakan ”PIKAT” dibentuk oleh ibu Walanda Maramis untuk melibatkan wanita dalam kehidupan masyarakat dan pengembangan pendidikan.

Monumen Dr. Sam Ratulangi dan Kuburannya
Monumen ini dan kuburannnya terletak di Tondano, mengenang pahlawan nasional yang berasal dari Sulawesi Utara, ia dilahirkan di Tondano dan meninggal dunia pada tahun 1949. terletak di perbukitan dengan pemandangan alami dari danau Tondano dan dikelilingi oleh ladang padi, itu mengingatkan kita akan semangat kepahlawanan selama masa revolusi.

Remboken
Daerah sunyi ini berjarak 13 km dari Tondano, terletak di di Danau Tondano, merupakan tempat yang cocok untuk berbagai aktifitas olah-raga air. Disekitarnya terdapat bungalow, tempat pemandian air  panas dan rumah makan yang menyediakan berbagai macam ikan.

Sarapung dan Monumen Korengkeng
Monumen ini berjarak 1 km dari pusat kota, peringatan Perang Tondano, tahun 1808-1809 dipimpin oleh Sarapung yang merupakan kepala suku dari masyarat Tondano dan Korengkeng, kepala suku dari suku Tondano-Toulimambot.

Tamaska Hijau
Daerah ini berada di Tataaran kawasan musim panas dan pemandangan yang menarik dari ladang padi. Fasilitasnya terbatas untuk menginap sampai malam hari.

Tomohon
Kota yang indah ini, berjarak tempuh 25km dari pusat kota Manado dan merupakan pusat dari banyaknya kelompok misionaris Kristen. Terletak di dataran tinggi, diantara kedua gunung berapi aktif. Udara segar dingin memungkinkan tumbuhnya beragam bunga dan semua jenis tanaman yang luar biasa untuk berkembangbiak. Bukit Inspirasi(auditorim) menghadap gunung lokon sebagai tempat pertemuan nasional, festival-festival, dan kegiatan lainnya.

Gunung Lokon dan dan Gunung Mahawu
Gunung berapi Lokon dengan ketinggian 1580 m dan gunung Mahawu tingginya mencapai 1311m, keduanya memiliki kawah dengan keindahan yang menakjubkan. Gunung Lokon kadang-kadang dianggap yang paling indah dari antara  keduanya. Pendakian ke puncaknya harus dilakukan oleh pendaki dalam cuaca yang memungkinkan. Kawah beruap terbentang di bawah puncak gunung dan kedalam kawahnya sekitar 60 meter. Waktu yang paing baik untuk mulai melakukan pendakian yaitu dari Kakaskasen pada pukul 7 pagi dan memungkinkan untuk tiba sampai di kawahnya ketika udara pagi masih sejuk. Sangatlah penting untuk menghubungi Pos Pengamanan Gunung Lokon dan gunung Mahawu di Kakaskasen III di kota Tomohon.

Gunung Soputan
Gunung berapi aktif ini terletak di Tombatu, sekitar 60 km dari pusat kota Manado atau sekitar 10 km berjalan dari desa Toure. Gunung Soputan ini memiliki ketinggian 1852 m dan masih aktif, sering beberapa kali menguap dan mengeluarkan debu. Pejalan kaki akan melintasi melewati tumbuh-tumbuhan, juga area dengan bunga Edelweys yang biasanya disebut sebagai “Bunga Abadi”. Sering kali orang-orang memilih untuk bermalam di hutan Casuarina sebelum memulai perjalanan pada akhir titik tujuan pada pukul 4 pagi.

Watu Pinawetengan
Desa Pinabetengan, sekitar 50 km dari pusat kota Manado, merupakan tempat tinggal berbentun batu kuno, berbentuk seperti sebuah meja. Panjang ukurannya 4 m dan tinggi 2 m dan merupakan bekas peninggalan dari suku-suku Minahasa dimana mereka berunding tentang pembagian wilayah, kesatuan, perdamain, dan perang melawan musuh. Ukiran tulisan di atas batu tidak dapat diartikan.

Gua Jepang
Gua Jepang terletak di sepanjang jalan diantara Kiawa dan Kawangkoan, di daerah luar desa sekitar 45 km dari pusat kota Manado. Gua itu dibangun oleh Jepang selama Perang Dunia Ke II yang digunakan untuk penyimpanan.

Monumen Lapian-Taulu
Monumen ini terletak di Kawangkoan, sekitar 45 km dari pusat kota Manado, untuk mengenang Bernhard Wihelm Lapian dan Charles Chus Taulu,  pemimpin pada Peristiwa Merah Putih pada tanggal 4 Februari tahun 1946 yang mewakili perlawanan kepahlawanan untuk mempertahankan Republik Indonesia. B.W. Lapian juga merupakan seorang pahlawan yang religius yang mendirikan KGPM (Kerapatan Gereja Protestan Minahasa).

Kubur Megah Imam Bonjol
Kubur megah ini berjarak 7 km dari pusat kota Manado, menggambarkan arsitektur tradisional Minangkabau dan penghargaan terhadap Imam Bonjol yang merupakan seorang pahlawan yang berasal dari Minagkabau, Sumatra Barat. Dia adalah seorang pahlawan pada Perang Paderi yang melawan Belanda dan akhirnya diasingkan ke Sulawesi Utara. Ia dilahirkan pada tahun 1791 dan meninggal dunia pada tahun 1864 di desa Lota, Pineleng.

Bolaang Mongondow
Bolaang Mongondow merupakan nama daerah yang menjangkau dataran tinggi dan dataran rendah di antara Minahasa dan Gorontalo. Jumlah penduduknya 411,086 (pada tahun 1996). Disamping legenda asal-usulnya, Bolaang Mongondow terkenal dengan  upacara tradisionalnya yang unik dan menarik dan menggambarkan proses kehidupan manusia dari lahir sampai dewasa. Upacara-upacara ini merupakan atraksi-atraksi menarik bagi wisatawan yang jangan sampaikan dilewatkan. Atraksi budaya lainnya yaitu tarian tradisional, yang dilestarikan sampai sekarang ini.

Danau Moat
Danau yang tenang ini, berjarak sekitar 23 km dari Kotamobagu, terletak di dataran tinggi sekitar 1000m di atas permukaan laut, danau ini dikelilingi oleh hutan lebat dengan  banyaknya burung dan hewan lainnya.

Pantai Indah Molosing
Pantai ini berjarak 50 km dari pusat kota Kotamobagu, terlatak di dataran tinggi, lepas pantai dari desa Motabang pada pulau kecil Molosing. Pulau tenang yang tropis ini menyenagkan untuk akrifitas berenang, memancing, bepergian dengan perahu dan juga snorkeling. Tersedia juga rumah makan dan tempat tinggal. Gunung yang menarik ini dapat didaki melalui perkebunan kopi diantara Modayang dan danau Moat dan berjarak 27 km dari Kotamobagu. Cagar alam ini menawarkan danau kawah, hutan yang tak tersentuh dan kolam lumpur panas.

Taman nasional Bogani Nani Wartabone(Dumoga Bone)
Taman nasional ini berjarak 260 km dari pusat kota Manado, memiliki luas area 193,600 hektar, ketinggiannya mencapai 200-1968 meter dan membentang dari Dumoga di Bolaang Mongondow ke  Bone di Gorontalo. Daerah pegunungan dan padat akan tanaman membuatnya sebagai tempat yang cocok bagi burung Maleo, anoa, babi rusa, babi hutan, tarsius dan kelelawar besar. Kelelawar besar pemakan buah itu merupakan spesies baru yang ditemukan pada tahun 1992. Alasan utama penetapan area ini sebagai Taman Nasional adalah untuk melindungi batas air dan menghentian pengrusakan hutan. Bank dunia telah meminjamkan dukungannya untuk program ini. Kebanyakan dari hutan pada letak secara komparatif dan berhubungan dengan kekayaan penanaman tanaman dan pepohonan, seperti durian dan pala.

Sangihe Talaud
Daerah ini memiliki 77 pulau, dimana 56 diantaranya tidak didiami. Jumlah penduduknya 260.370 jiwa(pada tahun 1996). Sebagaian dari masyarakat behubungan dengan pertanian, diantaranya termasuk kelapa, vanili, pala, dan cengkih. Pulau-pulau tersebut terletak di bagian utara semenanjung Sulawesi dan bagian selatan filipin. Pulau-pulaunya terbagi dalam 2 pulau utama yaitu : Sangihe, terdiri dari pulau Sangir besar, Siau, Tagulandang dan Biaro : dan Talaud terdiri dari pulau Karakelang, Salibabu, Kaburuan, Nanusa, Miangas, dan banyak pulau-pulau kecil lainnya. Ibukota Sangihe Talaud adalah Tahuna, yang letaknya di Sanger Besar.

Gunung Ambang
Bandar udara terletak sekitar 21 km dari Tahuna dengan penerbangan domestik yang tidak ditentukan keberangkatannya. Sebaiknya menghubungi agen perjalanan. Ada pelabuhan di Tahuna, Siau, Tagulandang, dan Beo yang menyediakan berbagai kapal feri dan kapal lokal. Musik tradisional Sangihe Talaud terdir dari Oli-Oli dan musik bambu.

Gereja Tua
Gereja tua ini terletak di Mangitu, pulau Sanger Besar. Dibangun oleh Steyler yang adalah seorang misionaris Jerman di akhir abad ini. Tidak ada yang tertinggal di dalamnya, namun bangunannya tetap utu. Ada kuburan keluarga di sekitar gereja itu. Lihatlah itu sebagai salah-satu pemandangan bersejarah.

Minahasa Selatan
Kabupaten Minahasa Selatan
dibentuk berdasarkan UU Republik Indonesia Nomor 10 Tahun 2003 tentang Pembentukan Kabupaten Minahasa Selatan dan Kota Tomohon di Provinsi Sulawesi Utara oleh DPR RI. Namun kedua daerah pemekaran baru ini diresmikan pada tanggal 4 Agustus 2003.Tempat wisata yang terkenal yaitu Bukit Doa Pinaling dan Pantai Moinit

Minahasa Utara
Kabupaten Minahasa Utara dengan ibu kota Airmadidi, adalah kabupaten pemekaran dari Kabupaten Minahasa. Kabupaten ini memiliki lokasi yang strategis karena berada di antara dua kota yaitu Manado dan kota pelabuhan Bitung.
Penduduknya sebagian besar adalah etnis Minahasa Tonsea (misalnya marga Langelo, Wuisan Dondokambey, Doodoh , Rondonuwu, Wagiu, Wullur, Wantania, Katuuk, Koloay, Manua, Sompotan, Tuegeh, Tintingon, Tangkilisan,Ticoalu, Tangka, Sayangbati, Tuwaidan, Umboh, Pangemanan, Panambunan, Pelleh, Punuh, Dumais, Bolang, Mantiri,  Mumbunan, Luntungan, Kulit, Dengah, Dotulong, Unsulangi). Tanaman kelapa tersebar di seluruh hamparan, dan merupakan usaha tani utama pada perekonomian kabupaten ini. Terdapat pula kekayaan laut dan deposit emas. Daerah ini mudah diingat terkait dengan cagar budaya Waruga yaitu kuburan batu moyang Minahasa dalam posisi duduk, makam pahlawan nasional Ibu Maria Walanda Maramis, lokasi gunung tertinggi di Sulut yaitu Gunung Klabat atau Tamporok, pabrik tepung kelapa Poleko, serta pasar kukis Bobengka dan kue khas dari Kenari Halua di Airmadidi.
[[Berkas: Ibu kota : Airmadidi Luas : 932,20 km² Koordinat : Penduduk : 174.852 jiwa (tahun 2004) Kepadatan : – jiwa/km² Pembagian administratif
Tempat Wisata yang Terkenal yaitu Pantai likupang dan Waruga di Airmadidi

Modul Pengenalan Internet

Modul Pengenalan Internet

Halaman ini berisikan modul pengenalan internet yang ditujukan kepada kalangan pemula atau mereka yang ingin mengetahui lebih banyak tentang aspek-aspek yang dapat ditemui dalam penggunaan internet. Modul ini tidak dimaksudkan sebagai tutorial, melainkan hanya bersifat pengenalan dan penambah wawasan.Tulisan-tulisan disini adalah satu kesatuan, dan bukan merupakan artikel-artikel terpisah. Dalam waktu-waktu mendatang, akan saya usahakan terus merevisi modul ini untuk menyesuaikan dengan perkembangan terbaru.

Kamus Istilah INTERNET

A | B | C | D | E | F | G | H | I | J | K | L | M | N | O | P | Q | R | S | T | U | V | W | X | Y | Z

A

ADNAdvanced Digital Network. Biasanya merujuk kepada saluran leased line berkecepatan 56Kbps.

ADSLAsymetric Digital Subscriber Line. Sebuah tipe DSL dimana upstream dan downstream berjalan pada kecepatan yang berbeda. Dalam hal ini, downstream biasanya lebih tinggi. Konfigurasi yang umum memungkinkan downstream hingga 1,544 mbps (megabit per detik) dan 128 kbps (kilobit per detik) untuk upstream. Secara teori, ASDL dapat melayani kecepatan hingga 9 mbps untuk downstream dan 540 kbps untuk upstream.

Anonymous FTP – Situs FTP yang dapat diakses tanpa harus memiliki login tertentu. Aturan standar dalam mengakses Anonymous FTP adalah dengan mengisikan “Anonymous” pada isian Username dan alamat email sebagai password.

ARPANetAdvanced Research Projects Agency Network. Jaringan yang menjadi cikal-bakal terbentuknya Internet. Dibangun pada akhir dasawarsa 60-an hingga awal dasawarsa 70-an oleh Departemen Pertahanan Amerika Serikat sebagai percobaan untuk membentuk sebuah jaringan berskala besar (WAN) yang menghubungkan komputer-komputer di berbagai lokasi dengan sistem yang berbeda-beda pula namun dapat diakses sebagai sebuah kesatuan untuk dapat saling memanfaatkan resource masing-masing.

ASCIIAmerican Standard Code for Information Interchange. Standar yang berlaku di seluruh dunia untuk kode berupa angka yang merepresentasikan karakter-karakter, baik huruf, angka, maupun simbol yang digunakan oleh komputer. Terdapat 128 karakter standar ASCII yang masing-masing direpresentasikan oleh tujuh digit bilangan biner mulai dari 0000000 hingga 1111111.

B

Backbone – Jalur berkecepatan tinggi atau satu seri koneksi yang menjadi jalur utama dalam sebuah network.

Bandwidth – Besaran yang menunjukkan seberapa banyak data yang dapat dilewatkan dalam koneksi melalui sebuah network.

BinaryBiner. Yaitu informasi yang seluruhnya tersusun atas 0 dan 1. Istilah ini biasanya merujuk pada file yang bukan berformat teks, seperti halnya file grafis.

BitBInary digiT. Satuan terkecil dalam komputasi, terdiri dari sebuah besaran yang memiliki nilai antara 0 atau 1.

bpsBit Per Seconds. Ukuran yang menyatakan seberapa cepat data dipindahkan dari satu tempat ke tempat lain.

Browser – Sebutan untuk perangkat lunak (software) yang digunakan untuk mengakses World Wide Web

Byte – Sekumpulan bit yang merepresentasikan sebuah karakter tunggal. Biasanya 1 byte akan terdiri dari 8 bit, namun bisa juga lebih, tergantung besaran yang digunakan.

C

CGICommon Gateway Interface. Sekumpulan aturan yang mengarahkan bagaimana sebuah server web berkomunikasi dengan sebagian software dalam mesin yang sama dan bagaimana sebagian dari software (CGI Program) berkomunikasi dengan server web. Setiap software dapat menjadi sebuah program CGI apabila software tersebut dapat menangani input dan output berdasarkan standar CGI.

cgi-bin
– Nama yang umum digunakan untuk direktori di server web dimana program CGI disimpan.

Chat
– Secara harfiah, chat dapat diartikan sebagai obrolan, namun dalam dunia internet, istilah ini merujuk pada kegiatan komunikasi melalui sarana baris-baris tulisan singkat yang diketikkan melalui keyboard.

D

DNSDomain Name Service. Merupakan layanan di Internet untuk jaringan yang menggunakan TCP/IP. Layanan ini digunakan untuk mengidentifikasi sebuah komputer dengan nama bukan dengan menggunakan alamat IP (IP address). Singkatnya DNS melakukan konversi dari nama ke angka. DNS dilakukan secara desentralisasi, dimana setiap daerah atau tingkat organisasi memiliki domain sendiri. Masing-masing memberikan servis DNS untuk domain yang dikelola.

DSLDigital Subscriber Line. Sebuah metode transfer data melalui saluran telepon reguler. Sirkuit DSL dikonfigurasikan untuk menghubungkan dua lokasi yang spesifik, seperti halnya pada sambungan Leased Line (DSL berbeda dengan Leased Line). Koneksi melalui DSL jauh lebih cepat dibandingkan dengan koneksi melalui saluran telepon reguler walaupun keduanya sama-sama menggunakan kabel tembaga. Konfigurasi DSL memungkinkan upstream maupun downstream berjalan pada kecepatan yang berbeda (lihat ASDL) maupun dalam kecepatan sama (lihat SDSL). DSL menawarkan alternatif yang lebih murah dibandingkan dengan ISDN.

Download – Istilah untuk kegiatan menyalin data (biasanya berupa file) dari sebuah komputer yang terhubung dalam sebuah network ke komputer lokal. Proses download merupakan kebalikan dari upload.

Downstream – Istilah yang merujuk kepada kecepatan aliran data dari komputer lain ke komputer lokal melalui sebuah network. Istilah ini merupakan kebalikan dari upstream.

E

EmailElectronic Mail. Pesan, biasanya berupa teks, yang dikirimkan dari satu alamat ke alamat lain di jaringan internet. Sebuah alamat email yang mewakili banyak alamat email sekaligus disebut sebagai mailing list. Sebuah alamat email biasanya memiliki format semacam username@host.domain, misalnya: myname@mydomain.com.

F

Firewall – Kombinasi dari hardware maupun software yang memisahkan sebuah network menjadi dua atau lebih bagian untuk alasan keamanan.

FTPFile Transfer Protocol. Protokol standar untuk kegiatan lalu-lintas file (upload maupun download) antara dua komputer yang terhubung dengan jaringan internet. Sebagian sistem FTP mensyaratkan untuk diakses hanya oleh mereka yang memiliki hak untuk itu dengan mengguinakan login tertentu. Sebagian lagi dapat diakses oleh publik secara anonim. Situs FTP semacam ini disebut Anonymous FTP.

G

Gateway – Dalam pengertian teknis, istilah ini mengacu pada pengaturan hardware maupun software yang menterjemahkan antara dua protokol yang berbeda. Pengertian yang lebih umum untuk istilah ini adalah sebuah mekanisme yang menyediakan akses ke sebuah sistem lain yang terhubung dalam sebuah network.

GPRSGeneral Packet Radio Service. Salah satu standar komunikasi wireless (nirkabel). Dibandingkan dengan protokol WAP, GPRS memiliki kelebihan dalam kecepatannya yang dapat mencapai 115 kbps dan adanya dukungan aplikasi yang lebih luas, termasuk aplikasi grafis dan multimedia.

H

Home Page/Homepage – Halaman muka dari sebuah situs web. Pengertian lainnya adalah halaman default yang diset untuk sebuah browser.

Host
– Sebuah komputer dalam sebuah network yang menyediakan layanan untuk komputer lainnya yang tersambung dalam network yang sama.

HTMLHypertext Markup Language, merupakan salah satu varian dari SGML yang dipergunakan dalam pertukaran dokumen melalui protokol HTTP.

HTTP - Hyper Text Transfer Protocol. Protokol yang didisain untuk mentransfer dokumen HTML yang digunakan dalam World Wide Web.

HTTPD
– Lihat World Wide Web.

I

IMAPInternet Message Access Protocol. Protokol yang didisain untuk mengakses e-mail. protokol lainnya yang sering digunakan adalah POP.

Internet – Sejumlah besar network yang membentuk jaringan inter-koneksi (Inter-connected network) yang terhubung melalui protokol TCP/IP. Internet merupakan kelanjutan dari ARPANet dan kemungkinan merupakan jaringan WAN yang terbesar yang ada saat ini.

Intranet – Sebuah jaringan privat dengan sistem dan hirarki yang sama dengan internet namun tidak terhubung dengan jaringan internet dan hanya digunakan secar internal.

IP Address – Alamat IP (Internet Protocol), yaitu sistem pengalamatan di network yang direpresentasikan dengan sederetan angka berupa kombinasi 4 deret bilangan antara 0 s/d 255 yang masing-masing dipisahkan oleh tanda titik (.), mulai dari 0.0.0.1 hingga 255.255.255.255.

ISDNIntegrated Services Digital Network. Pada dasarnya, ISDN merupakan merupakan jalan untuk melayani transfer data dengan kecepatan lebih tinggi melalui saluran telepon reguler. ISDN memungkinkan kecepatan transfer data hingga 128.000 bps (bit per detik). Tidak seperti DSL, ISDN dapat dikoneksikan dengan lokasi lain seperti halnya saluran telepon, sepanjang lokasi tersebut juga terhubung dengan jaringan ISDN.

ISP
Internet Service Provider. Sebutan untuk penyedia layanan internet.

L

Leased Line – Saluran telepon atau kabel fiber optik yang disewa untuk penggunaan selama 24 jam sehari untuk menghubungkan satu lokasi ke lokasi lainnya. Internet berkecepatan tinggi biasanya menggunakan saluran ini.

Login – Pengenal untuk mengakses sebuah sistem yang tertutup, terdiri dari username (juga disebut login name) dan password (kata kunci).

M

Mailing List – Juga sering diistilahkan sebagai milis, yaitu sebuah alamat email yang digunakan oleh sekelompok pengguna internet untuk melakukan kegiatan tukar menukar informasi. Setiap pesan yang dikirimkan ke alamat sebuah milis, secara otomatis akan diteruskan ke alamat email seluruh anggotanya. Milis umumnya dimanfaatkan sebagai sarana diskusi atau pertukaran informasi diantara para anggotanya.

MIME
Multi Purpose Internet Mail Extensions. Ekstensi email yang diciptakan untuk mempermudah pengiriman berkas melalui attachment pada email.

MTAMail Transport Agent. Perangkat lunak yang bekerja mengantarkan e-mail kepada user. Adapun program untuk membaca e-mail dikenal dengan istilah MUA (Mail User Agent).

MUA
– Lihat MTA.

N

Network – Dalam terminologi komputer dan internet, network adalah sekumpulan dua atau lebih sistem komputer yang digandeng dan membentuk sebuah jaringan. Internet sebenarnya adalah sebuah network dengan skala yang sangat besar.

NNTPNetwork News Transfer Protocol. protokol yang digunakan untuk mengakses atau transfer artikel yang diposkan di Usenet news. Program pembaca news (news reader) menggunakan protokol ini untuk mengakses news. NNTP bekerja di atas protokol TCP/IP dengan menggunakan port 119.

Node – Suatu komputer tunggal yang tersambung dalam sebuah network.

P

Packet Switching – Sebuah metode yang digunakan untuk memindahkan data dalam jaringan internet. Dalam packet switching, seluruh paket data yang dikirim dari sebuah node akan dipecah menjadi beberapa bagian. Setiap bagian memiliki keterangan mengenai asal dan tujuan dari paket data tersebut. Hal ini memungkinkan sejumlah besar potongan-potongan data dari berbagai sumber dikirimkan secara bersamaan melalui saluran yang sama, untuk kemudian diurutkan dan diarahkan ke rute yang berbeda melalui router.

PERL – Sebuah bahasa pemrograman yang dikembangkan oleh Larry Wall yang sering dipakai untuk mengimplementasikan script CGI di World Wide Web. Bahasa Perl diimplementasikan dalam sebuah interpreter yang tersedia untuk berbagai macam sistem operasi, diantaranya Windows, Unix hingga Macintosh.

POPPost Office Protocol. Protokol standar yang digunakan untuk mengambil atau membaca email dari sebuah server. protokol POP yang terakhir dan paling populer digunakan adalah POP3. protokol lain yang juga sering digunakan adalah IMAP. Adapun untuk mengirim email ke sebuah server digunakan protokol SMTP.

PPPPoint to Point Protocol. Sebuah protokol TCP/IP yang umum digunakan untuk mengkoneksikan sebuah komputer ke internet melalui saluran telepon dan modem.

ProtokolProtocol. Seperangkat aturan yang mengatur secara tepat format komunikasi antar sistem. Sebagai contoh, protokol HTTP mengatur format komunikasi antara browser web dan browser server. Protokol IMAP mengatur format komunikasi antara server email IMAP dengan klien.

PSTNPublic Switched Telephone Network. Sebutan untuk saluran telepon konvensional yang menggunakan kabel.

R

RFCRequest For Comments. Sebutan untuk hasil dan proses untuk menciptakan sebuah standar dalam internet. Sebuah standar baru diusulkan dan dipublikasikan di internet sebagai sebuah Request For Comments. Proposal ini selanjutnya akan di-review oleh Internet Engineering Task Force (IETF), sebuah badan yang mengatur standarisasi di internet. Apabila standar tersebut kemudian diaplikasikan, maka ia akan tetap disebut sebagai RFC dengan referensi berupa nomor atau nama tertentu, misalnya standar format untuk email adalah RFC 822.

Router – Sebuah komputer atau paket software yang dikhususkan untuk menangani koneksi antara dua atau lebih network yang terhubung melalui packet switching. Router bekerja dengan melihat alamat tujuan dan alamat asal dari paket data yang melewatinya dan memutuskan rute yang harus digunakan oleh paket data tersebut untuk sampai ke tujuan.

S

SDSLSymmetric Digital Subscriber Line. Salah satu tipe DSL yang memungkinkan transfer data untuk upstream maupun downstream berjalan pada kecepatan yang sama. SDSL umumnya berkerja pada kecepatan 384 kbps (kilobit per detik).

SGMLStandard Generalized Markup Language. Nama populer dari ISO Standard 8879 (tahun 1986) yang merupakan standar ISO (International Organization for Standarization) untuk pertukaran dokumen secara elektronik dalam bentuk hypertext.

SMTPSimple Mail Transfer Protocol. Protokol standar yang digunakan untuk mengirimkan email ke sebuah server di jaringan internet. Untuk keperluan pengambilan email, digunakan protokol POP.

SSHSecure Shell. Protokol pengganti Telnet yang memungkinkan akses yang lebih secure ke remote-host.

T

TCP/IPTransmission Control Protocol/Internet Protocol. Satu set protokol standar yang digunakan untuk menghubungkan jaringan komputer dan mengalamati lalu lintas dalam jaringan. protokol ini mengatur format data yang diijinkan, penanganan kesalahan (error handling), lalu lintas pesan, dan standar komunikasi lainnya. TCP/IP harus dapat bekerja diatas segala jenis komputer, tanpa terpengaruh oleh perbedaan perangkat keras maupun sistem operasi yang digunakan.

Telnet – Perangkat lunak yang didesain untuk mengakses remote-host dengan terminal yang berbasis teks, misalnya dengan emulasi VT100. Penggunaan Telnet sangat rawan dari segi sekuriti. Saat ini penggunaan Telnet telah digantikan oleh protokol SSH dengan tingkat keamanan yang lebih baik.

U

UDPUser Datagram Protocol. Salah satu protokol untuk keperluan transfer data yang merupakan bagian dari TCP/IP. UDP merujuk kepada paket data yang tidak menyediakan keterangan mengenai alamat asalnya saat paket data tersebut diterima.

Upload – Kegiatan pengiriman data (berupa file) dari komputer lokal ke komputer lainnya yang terhubung dalam sebuah network. Kebalikan dari kegiatan ini disebut download.

Upstream – Istilah yang merujuk kepada kecepatan aliran data dari komputer lokal ke komputer lain yang terhubung melalui sebuah network. Istilah ini merupakan kebalikan dari downstream.

URIUniform Resource Identifier. Sebuah alamat yang menunjuk ke sebuah resource di internet. URI biasanya terdiri dari bagian yang disebut skema (scheme) yang diikuti sebuah alamat. URI diakses dengan format skema://alamat.resource atau skema:alamat.resource. Misalnya, URI http://yahoo.com menunjukkan alamat resource yahoo.com yang dipanggil lewat skema HTTP Walaupun HTTP adalah skema yang sering digunakan, namun masih tersedia skema-skema lain, misalnya telnet, FTP, News, dan sebagainya.

URLUniform Resource Locator. Istilah ini pada dasarnya sama dengan URI, tetapi istilah URI lebih banyak digunakan untuk menggantikan URL dalam spesifikasi teknis.

Usenet - Usenet news, atau dikenal juga dengan nama “Net news”, atau “news” saja, merupakan sebuah buletin board yang sangat besar dan tersebar di seluruh dunia yang dapat digunakan untuk bertukar artikel. Siapa saja dapat mengakses Usenet news ini dengan program-program tertentu, yang biasanya disebut newsreader. Akses ke server news dapat dilakukan dengan menggunakan protokol NNTP atau dengan membaca langsung ke direktori spool untuk news yaitu direktori dimana artikel berada (cara terakhir ini sudah jarang dilakukan).

UUENCODEUnix to Unix Encoding. Sebuah metode untuk mengkonfersikan file dalam format Biner ke ASCII agar dapat dikirimkan melalui email.

V

VOIP Voice over IP. VoIP adalah suatu mekanisme untuk melakukan pembicaraan telepon (voice) dengan menumpangkan data dari pembicaraan melalui Internet atau Intranet (yang menggunakan teknologi IP).

VPNVirtual Private Network. Istilah ini merujuk pada sebuah network yang sebagian diantaranya terhubung dengan jaringan internet, namun lalu lintas data yang melalui internet dari network ini telah mengalami proses enkripsi (pengacakan). Hal ini membuat network ini secara virtual “tertutup” (private).

W

WAP Wireless Application Protocol. Standar protokol untuk aplikasi wireless (seperti yang digunakan pada ponsel). WAP merupakan hasil kerjasama antar industri untuk membuat sebuah standar yang terbuka (open standard). WAP berbasis pada standar Internet, dan beberapa protokol yang sudah dioptimasi untuk lingkungan wireless. WAP bekerja dalam modus teks dengan kecepatan sekitar 9,6 kbps. Belakangan juga dikembangkan protokol GPRS yang memiliki beberapa kelebihan dibandingkan WAP.

Webmail – Fasilitas pengiriman, penerimaan, maupun pembacaan email melalui sarana web.

WMLWireless Markup Language. Salah satu turunan dari format HTML yang khusus dikembangkan untuk dipakai pada protokol WAP.

World Wide Web - Sering disingkat sebagai WWW atau “web” saja, yakni sebuah sistem dimana informasi dalam bentuk teks, gambar, suara, dan lain-lain dipresentasikan dalam bentuk hypertext dan dapat diakses oleh perangkat lunak yang disebut browser. Informasi di web pada umumnya ditulis dalam format HTML. Informasi lainnya disajikan dalam bentuk grafis (dalam format GIF, JPG, PNG), suara (dalam format AU, WAV), dan objek multimedia lainnya (seperti MIDI, Shockwave, Quicktime Movie, 3D World). WWW dijalankan dalam server yang disebut HTTPD.

X

XML - Extensible Markup Language. Pengembangan lebih lanjut dari format HTML yang digunakan dalam World Wide Web. XML memiliki sejumlah kelebihan dibandingkan HTML, diantaranya dokumen lebih terstruktur, memungkinkan manipulasi tampilan data tanpa harus berhubungan dengan webserver, serta pertukaran data antar dokumen.

Asteroit

Bermula dari kecurigaan para astronom pada abad XVIII mengenai perbedaan jarak yang terlampau jauh yang memisahkan orbit planet Mars dengan Jupiter, pada ujungnya menimbulkan spekulasi bahwa di antara orbit kedua planet tersebut pastilah ada sebuah planet yang belum dikenal. Upaya pencarian objek misterius tersebut akhirnya membuahkan hasil ketika pada tanggal 1 januari 1801, seorang astronom berkebangsaan Italia, Giuseppe Piazzi (1746-1826) dari Observatorium Palermo berhasil menemukan objek yang semula disebut-sebut sebagai “planet kelima” itu. “Planet” baru tersebut kemudian diberi nama Ceres, mengambil nama seorang Dewi bangsa Sisilia kuno.

Tidak lama setelah penemuan ini, pada bulan Maret 1802, Johann Olbers, seorang astronom berkebangsaan Jerman menemukan sebuah “planet kecil” lainnya yang diberi nama Pallas. Kemudian berturut-turut ditemukan Juno oleh C.L. Harding (1804) serta Vesta oleh Johann Olbers (1807).

Sejak itu, komunitas astronomi mulai menggunakan istilah asteroid atau planet minor untuk menyebut sekumpulan benda angkasa berukuran kecil dengan bentuk tidak beraturan yang mengorbit matahari. Selanjutnya disepakati bahwa penamaan untuk asteroid menggunakan nama yang diberikan oleh si-penemu dengan diawali oleh nomor urut penemuannya, misalnya 1 Ceres, 433 Eros, 2340 Hathor, dan seterusnya.

Sejauh ini, yang tercatat sebagai asteroid dengan ukuran terbesar adalah Ceres dengan diameter sekitar 1000 km. Sekitar 16 asteroid diketahui memiliki diameter diatas 240 km, sedangkan sisanya memiliki diameter kurang dari itu. Asteroid umumnya tersusun atas batuan dan logam. Hanya sedikit yang kita ketahui mengenai proses terbentuknya asteroid. Salah satu teori menyebutkan bahwa asteroid adalah merupakan sisa-sisa dari sebuah planet yang hancur akibat ledakan atau tabrakan dengan objek lain. Namun demikian, pengamatan lebih jauh menunjukkan bahwa asteroid kemungkinan besar tidak pernah menjadi bagian dari sebuah planet, karena pada kenyataannya apabila seluruh asteroid yang ada disatukan sebagai sebuah objek tunggal, maka objek hasil penggabungan tersebut akan memiliki diameter yang sangat kecil, tepatnya tidak sampai mencapai 1.400 km, atau kurang dari setengah ukuran Bulan kita.

Hingga saat ini telah ribuan asteroid yang berhasil dikenali. Sebagian besar diantaranya berada di antara orbit planet Mars dan Jupiter, di daerah yang dikenal sebagai “sabuk asteroid” (asteroid belt) namun beberapa diantaranya memiliki garis edar yang menyimpang. Salah satu yang terkenal adalah Icarus, yang namanya diambil dari tokoh legenda Yunani tentang manusia bersayap yang terbang terlampau dekat dengan Matahari. Pada perihelion (titik terdekat dengan matahari), asteroid ini berada pada jarak yang lebih dekat dengan matahari daripada objek manapun juga hingga dapat menjadi merah membara. Sementara itu asteroid yang dikenal dengan nama Hidalgo, garis edarnya hampir mencapai orbit Saturnus.

Ada sejumlah asteroid yang garis edarnya memotong orbit Bumi sehingga dapat dipandang sebagai sebuah ancaman bagi planet Bumi berserta penghuninya. Asteroid semacam ini biasa disebut dengan istilah “Near-Earth Asteroid” (NEA). Sebuah asteroid digolongkan sebagai NEA apabila garis edarnya dapat mencapai jarak 1.3 AU (sekitar 195 juta km) atau kurang dari matahari. Para astronom menggolongkan NEA kedalam tiga kelompok:

  • Amor: Asteroid yang garis edarnya melintasi orbit Mars, namun tidak memasuki orbit bumi (contoh: 433 Eros).
  • Apollo: Asteroid yang garis edarnya melintasi orbit Bumi dengan periode orbit lebih lama dari satu tahun (contoh: 1620 Geographos)
  • Aten: Asteroid yang garis edarnya melintasi orbit Bumi dengan periode orbit kurang dari satu tahun (contoh: 2340 Hathor).

Diduga sebagian besar dari NEA keluar dari sabuk asteroid akibat bertabrakan dengan asteroid lainnya atau karena pengaruh gravitasi Jupiter. Beberapa NEA juga diperkirakan merupakan sisa-sisa dari komet yang telah mati. NEA yang terbesar yang diketahui sejauh ini adalah 1036 Ganymed dengan diameter hampir 41 km. Saat ini para astronom yang tergabung dalam proyek “Near-Earth Asteroid Tracking” (NEAT) yang berpusat di Maui, Hawaii, masih terus mendata dan mengamati NEA dengan diameter 1 km atau lebih yang berpotensi membahayakan Bumi. Sebagian asteroid yang mendapatkan perhatian khusus adalah Toutatis, Castalia, Geographos dan Vesta. pengamatan terhadap Toutatis, Geographos dan Castalia menggunakan sarana observasi radar yang berbasis di Bumi saat asteroid tersebut melintas dalam jarak dekat, sedangkan Vesta diamati menggunakan teleskop antariksa Hubble.

Adalah tabrakan dengan asteroid berdiameter sekitar 10 km yang diperkirakan telah terjadi pada jutaan tahun lalu yang disebut-sebut sebagai salah satu kemungkinan penyebab punahnya Dinosaurus. Salah satu peristiwa yang berhubungan dengan NEA yang sempat dicatat terjadi pada tahun 1989 saat sebuah asteroid berdiameter 0.4 km melintas dengan kecepatan 74.000 km/jam pada jarak 640.000 km dari Bumi. Perlintasan asteroid dengan bumi pada jarak paling dekat tercatat terjadi pada tanggal 9 Desember 1994 saat sebuah NEA melintas pada jarak hanya 103.500 km dari Bumi (sebagai perbandingan, rata-rata jarak Bumi-Bulan adalah 384.400 km). Serangkaian peristiwa tersebut menunjukkan bahwa ancaman dari luar bumi berupa objek berukuran besar yang sewaktu-waktu dapat menghantam planet Bumi dan menimbulkan sebuah bencana besar bukanlah suatu kemungkinan yang bisa dianggap enteng.

Sejak tahun 1991, beberapa wahana antariksa telah melewati daerah sabuk asteroid dan mengirimkan data-data ke Bumi. Pada bulan Oktober 1991, wahana antariksa Galileo melintasi asteroid 951 Gaspra menjadikan objek tersebut sebagai asteroid pertama yang diamati melalui gambar beresolusi tinggi yang diambil dari sebuah wahana antariksa. Pada bulan Agustus 1993, Galileo kembali melintas sabuk asteroid dan megirimkan gambar-gambar dari asteroid 243 Ida. Pengamatan terhadap asteroid ini menunjukkan bahwa Ida memiliki satelit alam yang kemudian dinamai Dactyl. Baik Gaspra maupun Ida diklasifikasikan sebagai asteroid tipe S yang tersusun atas batuan silika yang kaya akan unsur logam.

Pada tanggal 27 juni 1997, wahana antariksa NEAR (Near-Earth Asteroid Rendezvous) berpapasan dalam jarak dekat dengan asteroid 253 Mathilde. Dalam perlintasan selama 25 menit itu, NEAR mengirimkan lebih dari 500 gambar permukaan Mathilde. Ini merupakan gambar jarak dekat pertama dari asteroid tipe C yang sebagian besarnya tersusun atas unsur Karbon. Dari sana, NEAR melanjutkan misinya menuju asteroid 433 Eros yang kemudian berhasil dicapai pada bulan Februari 1999. Selama kurang lebih dua tahun, NEAR mengorbit Eros dari jarak rata-rata sekitar 24 km dari permukaannya dan melakukan berbagai penyelidikan terhadap bentuk, ukuran, medan magnet, komposisi, permukaan dan struktur internal asteroid tersebut. Misi NEAR berakhir tanggal 12 Februari 2001 ketika wahana itu melakukan misi “bunuh diri” dengan menabrakkan diri ke permukaan Eros guna mendapatkan gambar dari jarak sangat dekat terhadap permukaan asteroid tersebut. Hal ini mencatatkan Eros sebagai asteroid pertama yang didarati oleh wahana buatan manusia.

Komet, Si Bintang Berekor

Selama berabad-abad, kemunculan sebuah komet dipercaya sebagai suatu pertanda akan datangnya sebuah malapetaka besar. Penampakan sebuah komet dan sesekali pula pergerakannya dicatat secara akurat. Astronom Babylonia dan China mempercayai bahwa komet adalah objek yang beredar di angkasa sebagaimana halnya planet. Bangsa Yunani beranggapan bahwa komet adalah fenomena atmosfir, sejenis dengan uap air yang berasal dari permukaan Bumi. Pandangan ini sempat diterima secara meluas hingga di abad XVI, saat Tycho Brahe memaparkan pandangannya bahwa komet tidak hanya sebuah fenomena alam, tetapi diyakini sebagai sebuah benda angkasa yang letaknya dari bumi lebih jauh daripada Bulan.

Seabad kemudian, Sir Isaac Newton menemukan sebuah metode untuk menghitung orbit dari sebuah komet berdasarkan lintasan yang dapat diamati di angkasa. Newton menentukan bahwa komet yang nampak pada bulan Desember 1680 mengikuti orbit parabola yang sangat panjang. Edmund Halley, seorang ilmuwan yang hidup sezaman dengan Newton menemukan bahwa orbit dari komet yang pernah muncul pada tahun 1531, 1607, dan 1682 adalah hampir identik. Penemuan ini membawanya kepada suatu kesimpulan bahwa ketiga penampakan tersebut melibatkan komet yang sama. Ia kemudian meramalkan bahwa komet tersebut akan muncul lagi pada tahun 1758. Sayang, usianya tidak cukup panjang untuk bisa menyaksikan kebenaran ramalannya itu. Penampakan komet tersebut–yang kemudian dinamai komet Halley–ternyata telah tercatat sebanyak 20 kali sejak tahun 239 sM. Penampakannya yang terakhir adalah pada tahun 1985-1986.

Komet yang baru ditemukan biasanya diberi nama menurut tahun penemuannya ditambah sebuah huruf yang mengindikasikan urutan penampakan komet itu pada tahun saat komet tersebut ditemukan. Saat tanggal dimana komet mencapai titik perihelion dapat diketahui, komet itu segera dinamai menurut angka tahun kalendar saat itu dikuti dengan angka Romawi yang menunjukkan urutan kronologis perlintasan pada perihelion pada tahun itu (misalnya, 1882 II). Beberapa komet dinamai menurut nama penemunya, misalnya komet Halley; juga komet Hale-Bopp yang dinamai menurut nama dua orang astronom amatir yang melaporkan penampakannya di malam yang sama pada tahun 1995.

ORBIT KOMET

Semua komet beredar di tata surya dalam orbit elips (bulat telur). Komet yang tercatat memiliki periode orbit terpendek adalah komet Encke (3,3 tahun), sedangkan komet yang memiliki periode panjang, memerlukan waktu hingga ribuan tahun untuk satu kali mengorbit Matahari. Beberapa komet yang diamati menunjukkan bahwa komet itu hanya sekali muncul dalam orbit parabolik atau hiperbolik yang membawanya mendekati Matahari hanya dalam sekali seumur hidupnya, menimbulkan suatu kemungkinan bahwa komet tersebut mungkin berasal dari luar tata surya, namun kurangnya data membuat dugaan ini sulit untuk dibuktikan.

Hampir seluruh komet yang kita kenali mendekati Matahari dalam jarak antara 0.005 hingga 2.5 AU  pada perihelion. Apabila perihelion komet lebih jauh dari 2.5 AU, komet biasanya tidak dapat diamati. Banyak diantara komet memiliki aphelion di sekitar orbit planet luar. Sekelompok yang terdiri dari sekitar 75 komet diketahui sebagai “keluarga dekat” Jupiter dan memiliki aphelion disekitar orbit planet tersebut. Beberapa diantaranya merupakan kelompok komet yang mengorbit secara bersama-sama. Komet jenis ini biasanya merupakan sisa-sisa dari sebuah komet raksasa yang kemudian pecah dikarenakan pengaruh gravitasi dari Matahari atau sebuah planet.

SIFAT-SIFAT FISIK KOMET

Nukleus dan Coma 

Hampir seluruh massa komet terpusat pada nukleus (inti komet). Diameter dari nukleus biasanya berkisar antara beberapa kilometer dengan kepadatan antara 0,1 hingga 1 g/cm3, mengindikasikan bahwa kepadatannya termasuk renggang. Berdasarkan model “bola salju kotor” yang digagas oleh Frel L Whipple, yang berdasarkan penelitian lanjutan kemudian terbukti kebenarannya, nukleus komet tesusun dari sekumpulan materi yang terdiri atas air, karbon monoksida, metanol, amonia, dan metana. Seluruhnya dalam keadaan beku serta tercampur dengan debu. Saat komet mendekati Matahari, materi beku tersebut menyublim dan membentuk kabut gas dan debu–yang disebut coma–disekeliling nukleus. Makin dekat ke Matahari, gas yang terbentuk semakin banyak. Partikel-partikel pada komet terdorong dari nukleus oleh tekanan radiasi dan angin Matahari (aliran partikel Matahari).

Rata-rata diameter dari coma adalah sekitar 100.000 km, namun massanya terbilang kecil. Beberapa molekul terdekomposisi dan terionisasi oleh sinar ultraviolet dalam pelepasannya dari nukleus ke ekor komet. Hasil-hasil yang dapat diamati dari proses ini meliputi atom-atom hidrogen dan oksigen, air, dan radikal hydroxyl (OH). Molekul dan senyawa karbon juga ditemukan dalam konsentarasi yang 100 kali lebih rendah dari nukleus, sementara jumlah molekul NH, NHH, CH, dan molekul nitrogen ditemukan dengan konsentrasi 1000 kali lebih rendah. Juga terdeteksi karbon monosulfida (CS) dan serta atom dan molekul sulfur. Semantara itu unsur etana juga ditemukan di komet Hyakutake. Bagian coma dari sebuah komet umumnya mengecil saat komet mendekati Matahari, dan molekulnya terdekomposisi lebih cepat oleh angin Matahari sehingga terdorong ke arah ekor komet.

Ekor Komet

Saat komet yang cemerlang dapat terlihat, ciri yang paling menyolok adalah ekor. Dalam penampakan komet Halley pada tahun 1910, ekor komet terentang hingga lebih dari 90º di lengkung langit. Dalam penampakan komet Halley yang terakhir sekitar tahun 1985-1986, titik pemanjangan ini tercapai saat komet berada dalam sudut yang jauh dari Matahari, sehingga tidak terlihat terlalu dramatis di langit malam.

Panjang ekor komet berkisar antara 1 juta hingga 100 juta km. Ekor komet biasanya pertama kali muncul saat komet berada pada jarak 1,5 AU dari Matahari. Meskipun berukuran sedemikian besar, namun setiap 1 km3 volume ekor komet mengandung materi lebih sedikit dibandingkan dengan 1 mm3 udara.

Ekor komet terbentuk dari gas dari coma dan selalu menunjuk ke arah yang berlawanan dari Matahari. Semula diduga bahwa tekanan dari radiasi Matahari adalah satu-satunya penyebabnya, namun saat ini telah diketahui bahwa angin Matahari memiliki peranan yang lebih besar dalam menentukan arah ekor komet. Angin Matahari mengandung partikel-partikel yang terlempar dari Matahari. Kekuatan tekanan dari partikel-partikel ini terhadap molekul gas dalam coma berkisar 100 kali lebih besar dari kekuatan gravitasi Matahari, dengan demikian molekul-molekul tersebut terdorong oleh angin Matahari. Angin Matahari tidaklah konstan, dan variasinya bertanggung jawab atas struktur ekor komet. Solar Flare dan gangguan lainnya pada Matahari sesekali dapat membuat ekor komet terlihat bergolak atau berbelok.

Sebuah komet dapat memiliki salah satu diantara dua tipe ekor, atau bahkan keduanya sekaligus–yang biasa disebut sebagai komet berekor ganda. Jenis ekor komet yang pertama adalah ekor yang memanjang dan hampir lurus, memiliki struktur yang mirip serabut yang terdiri dari gas yang ter-ionisasi. Tipe ini digolongkan sebagai ekor Tipe I. Sedangkan tipe ekor komet lainnya yang tergolong sebagai Tipe II, atau “ekor debu” berbentuk kelokan yang tajam dan lebih kabur. Tipe ini tersusun atas debu yang diterpa oleh cahaya Matahari. Sebuah komet dapat memiliki beberapa ekor debu disamping juga ekor gas (Tipe I). Beberapa komet diketahui memiliki ekor yang ganjil, dimana ekornya menunjuk ke arah Matahari (contohnya adalah komet Arent Roland, 1957 III). Ekor komet jenis ini terdiri dari lapisan debu yang sangat tipis yang keluar dari lapisan terluar komet dan terkumpul disekitar orbit komet. Gas yang menyusun ekor komet diantaranya adalah CO+, molekul nitrogen, CH+, karbon dioksida, dan OH+. Ion-ion tersebut, seperti yang juga dijumpai pada coma terbentuk saat molekul yang lebih besar terpisahkan oleh angin Matahari.

ASAL MULA KOMET

Banyak teori yang telah dicetuskan dalam seabad terakhir ini mengenai asal mula komet, namun salah satu yang paling luas diterima saat ini menyebutkan bahwa komet terbentuk pada saat yang sama dengan saat terbentuknya tata surya. Pada tahun 1950, Jan Oort, seorang astronom Belanda mengajukan teorinya bahwa Matahari dikelilingi oleh “kabut” besar yang terdiri dari material komet pada jarak sekitar 1000 kali garis terngah tata surya yang kita ketahui. Teori ini kemudian diikuti dengan teori dari Gerard Kuiper, pada tahun 1951 yang menggagas bahwa sabuk material komet tersebut terletak pada suatu daerah yang berjarak beberapa ratus kali jarak Bumi-Matahari. Gangguan yang berasal dari objek diluar tata surya dapat menyebabkan beberapa diantara material tersebut keluar dari sabuk komet dan memasuki tata surya bagian dalam sebagai sebuh komet, dimana komet dengan periode pendek diduga muncul dari sabuk ini, yang kemudian dinamai sebagai sabuk Kuiper (Kuiper-belt).

Kedua teori ini dapat diterima secara luas dikalangan para astronom. Sebuah benda angkasa yang dinamai Chiron, pernah dianggap sebagai sebuah asteroid, kini dikelompokkan sebagai komet Kuiper-belt, dan sementara itu beberapa anggota dari sabuk Kuiper telah dapat diamati sejak 1992. Keberadaan “sabuk” tersebut dapat dibuktikan secara langsung pada tahun 1995 melalui hasil pengamatan lewat Telskop Antariksa Hubble yang berhasil mengamati 30 objek mirip komet yang berada diluar orbit planet Pluto. Para astronom dewasa ini memperkirakan sejumlah 70.000 objek berukuran cukup besar–dan tak terhitung jumlahnya yang berukuran lebih kecil–menghuni daerah sabuk Kuiper dengan jarak antara 30 hingga 50 AU.

Banyak diantara komet, khususnya yang tergolong memiliki periode pendek, pecah secara perlahan-lahan, terutama karena pengaruh kekuatan gravitasi Matahari. Beberapa diantaranya telah diamati “tercebur” kedalam Matahari. Pengurangan kecerlangan dari komet berperiode pendek juga dapat kita amati. Komet juga menghasilkan produk buangan dibelakang orbitnya, dalam bentuk jutaan meteorid. Saat Bumi melintasi orbit sebuah komet, kita di Bumi dapat melihat terjadinya hujan meteor.

TABRAKAN ANTARA PLANET DENGAN KOMET

Para ilmuwan berspekulasi bahwa tabrakan antara komet dan planet dapat terjadi sewaktu-waktu. Diduga beberapa tumbukan antara Bumi dengan komet yang pernah terjadi beberapa juta tahun lampau menghasilkan lapisan debu yang sangat  tebal yang menutupi atmosfir bumi hingga menyebabkan punahnya beberapa spesies hewan purba. Tabrakan dengan komet juga diperkirakan merupakan penyebab dari sebuah ledakan dahsyat yang pernah terjadi di bulan Juni 1908 di daerah Tunguska, Rusia. Di lain pihak, ada juga ilmuwan yang mempercayai bahwa Bumi secara konstan telah dibombardir oleh komet yang berukuran kira-kira sebesar rumah tanpa menyebabkan kerusakan. Tabrakan ini diduga berpengaruh terhadap persediaan air dan adanya beberapa unsur kimia di Bumi.

Salah satu peristiwa tabrakan komet dengan planet yang terkenal terjadi pada tanggal 16-22 Juli 1994. Saat itu setidaknya 20 pecahan besar dari komet Shoemaker-Levy 9 menumbuk permukaan planet Jupiter dengan kecepatan 60 km/dt, menimbulkan awan panas setinggi ribuan km diatas permukaan planet tersebut. Peristiwa itu meninggalkan gelembung panas yang terdiri atas gas yang berasal dari atmosfer Jupiter. Bekas yang ditinggalkannya berupa sebuah area besar yang gelap di atmosfir planet tersebut bertahan hingga beberapa bulan setelah peristiwa tersebut berlalu. Pecahan komet Shoemaker-Levy 9 menghantam Jupiter pada posisi lintang 45° dan posisi bujur 6.5° di permukaan bagian luar planet raksasa tersebut. Pecahan terbesar dari komet yang menumbuk Jupiter diperkirakan berdiameter sekitar 2 km. Para astronom mengamati peristiwa ini dari Bumi melalui gambar-gambar yang dikirim oleh teleskop antariksa Hubble dan wahana antariksa Galileo.

PENYELIDIKAN TERHADAP KOMET

Dewasa ini, pengamatan terhadap komet dapat dilakukan melalui teleskop visual maupun teleskop fotografi yang dapat mengambil gambar pada area yang luas di angkasa. Sekitar sepuluh komet baru ditemukan tiap tahunnya, dan rata-rata dalam tiga tahun terdapat satu komet yang dapat diamati dengan mata telanjang.

Selain pengamatan melalui teleskop, para astronom juga memanfaatkan wahana antariksa untuk melakukan penelitian terhadap komet. Komet Giacobioni Zinner tercatat sebagai komet pertama yang diselidiki dari jarak dekat oleh wahana antariksa ketika pada tanggal 11 September 1985 wahana International Cometary Explorer (ICE) melintasi ekor plasma komet tersebut.

Komet Halley termasuk komet yang paling banyak diselidiki oleh wahana antariksa. Saat komet tersebut melintas didekat orbit bumi pada sekitar tahun 1985-86 tercatat wahana Vega 1 & 2 (Uni Sovyet–sekarang Rusia), Sakigake (Jepang), Suisei (Jepang) dan Giotto (Uni Eropa) melintasi komet tersebut untuk melakukan beberapa penyelidikan.

Terkadang komet juga diselidiki oleh wahana yang semula bukan dirancang untuk kepentingan tersebut. Pada bulan Maret 1996, wahana antariksa NEAR (Near Earth Asteroid Rendezvous) berhasil mengambil gambar komet Hyakutake dalam perjalanannya menuju asteroid 433 Eros. Sementara itu pada tanggal 22 September 2001, wahana Deep Space 1–yang sebenarnya hanya merupakan sebuah wahana eksperimen yang telah habis masa tugasnya–berhasil diarahkan untuk melintas dalam jarak hanya 2.200 km dari inti komet Borrelly. Para ilmuwan berharap wahana ini dapat mengirimkan informasi mengenai sifat-sifat permukaan inti komet, mengidentifikasi gas yang terkandung didalamnya, dan mengukur interaksi angin Matahari dengan komet.

Misi penelitian lain yang sedang berjalan adalah misi wahana Stardust yang telah diluncurkan pada bulan Februari 1999. Wahana ini direncanakan untuk bertemu dengan komet P/Wild 2 pada bulan Januari 2004 untuk melakukan penelitian terhadap objek tersebut serta mengumpulkan material debu komet untuk dikembalikan ke bumi guna dianalisis pada bulan Januari 2006.

Sementara itu misi Rosetta yang direncanakan akan diluncurkan pada bulan Januari 2003 dikirimkan untuk mengorbit komet 46 P/Wirtanen dan meluncurkan dua modul pendarat pada permukaan komet tersebut.

Teleskop Antariksa Hubble

Teleskop Antariksa Hubble (Hubble Space Telescope), adalah nama yang diberikan untuk sebuah teleskop antariksa yang dioperasikan oleh Badan Antariksa Amerika Serikat, NASA. Teleskop ini telah dirancang sejak tahun 1970. Pada tahun 1977, proyek ini mendapatkan persetujuan dari kongres Amerika Serikat, dan nama “Hubble” diberikan kepada wahana ini pada tahun 1984 sebagai penghormatan terhadap astronom Edwin Hubble.

Hubble diluncurkan dari pesawat ulang alik Discovery pada tanggal 15 April 1990. Dari tahap perencanaan hingga peluncuran Hubble memakan waktu hingga 20 tahun, termasuk beberapa tahun penundaan akibat bencana Challenger (Januari 1986). Lamanya waktu yang dibutuhkan juga akibat besarnya dana untuk proyek ini yang mencapai 1,55 miliar USD.

Secara fisik, Hubble berbentuk sebuah silinder alumunium selebar 4,3 m dengan panjang 13 m dengan dua buah panel surya sepanjang 12 meter yang terpasang pada masing-masing sisinya sebagai sumber tenaga. Panel surya pada Hubble didesain untuk dapat berputar sedemikian rupa sehingga kemanapun teleskop tersebut mengarah, panel tersebut dapat terus menerima sinar matahari secara penuh.

Cermin sekunder pada Hubble dipasang pada fokus cermin utama yang berdiameter 2,35 m (8 kaki) memantulkan cahaya pada lima buah instrumen yang berada di Hubble. Masing-masing instrumen dipasang pada tempat yang terpisah, dengan demikian instrumen-instrumen tersebut dapat dipindah-pindah sesuai dengan kebutuhan. Sebuah kamera dengan bidang pandang sempit yang dibuat oleh European Space Agency (ESA) digunakan untuk keperluan pengamatan visual maupun pengamatan terhadap pancaran sinar ultra violet dan inframerah (near-infrared) dari spektrum suatu objek. Kamera lainnya memiliki bidang pandang 40 kali lebih lebar, namun dengan resolusi yang lebih rendah. Juga tersedia Fotometer dan Spektograf yang mampu mengamati objek redup dengan resolusi tinggi.

Kamera yang terpasang pada Hubble tidak menggunakan film sebagaimana kamera konvensional yang kita kenal. Kamera yang biasa disebut CCD (Chart Coupled Device) tersebut bekerja dengan mengumpulkan cahaya pada detektor elektronik, mirip seperti prinsip kerja kamera digital. Spektograf memisahkan cahaya bintang menjadi warna-warna tertentu, sama seperti prisma yang menguraikan sinar matahari menjadi warna-warni pelangi. Dengan menganalisis warna hasil penguraian oleh spektograf, para astronom dapat memperkirakan temperatur, pergerakan, komposisi maupun usia sebuah bintang.

Setiap hari, Hubble mengirimkan data antara 3 hingga 5 GB (gigabytes), serta mendistribusikan antara 10 hingga 15 GB data kepada para astronom di seluruh dunia. Sebuah antena radio memungkinkan Hubble berkomunikasi dengan pengontrol misi yang berlokasi di Goddard Space Flight Center. Dari fasilitas Space Telescope Operations Control Center (STOCC), para teknisi mengendalikan Hubble selama 24 jam sehari, 7 hari seminggu, sepanjang 20 tahun jangka waktu pengoperasian teleskop ini.

Dengan program yang disebut Control Center System (CCS), pengendali misi mengirimkan instruksi detail beberapa kali dalam sehari. Lebih dari 100.000 instruksi dikirimkan ke Hubble pada setiap minggunya. Instruksi-instruksi ini dikonversikan dalam bentuk kode yang dapat diproses oleh komputer utama pada Hubble. Saat Hubble mengamati suatu target, komputer didalamnya akan merubah informasi yang didapat menjadi data digital yang kemudian akan dikirimkan melalui gelombang radio ke satelit komunikasi yang selanjutnya akan diterima oleh pengendali misi. Dari sini, data dikirimkan ke Space Telescope Science Institute di Baltimore untuk pengolahan lebih lanjut. Gambar-gambar yang diambil oleh Hubble disimpan dalam optical disk. Observasi oleh Hubble dalam sehari menghasilkan data yang sama besarnya dengan sebuah ensiklopedia!

Orbit Hubble

Hubble tergolong satelit orbit rendah (Low Earth Orbiting, LEO). Ia mengorbit pada ketinggian 600 km diatas permukaan bumi. Dalam ketinggian tersebut, Hubble dapat mengorbit Bumi rata-rata sekali setiap 97 menit pada kecepatan sekitar 27.200 km/jam dengan garis edar condong ke arah katulistiwa dengan sudut 28,5º.

Tidak seperti anggapan kebanyakan orang, Hubble (dan juga satelit orbit rendah lainnya) sebenarnya tidak mengorbit dalam ruang yang betul-betul hampa udara. Daerah orbit yang ditempati oleh Hubble dikenal sebagai thermosfer atau atmosfir bagian luar. Di daerah ini, gas-gas yang membentuk atmosfir masih ada walaupun sangat tipis. Satelit yang mengorbit di daerah ini dapat mengalami efek keberadaan atmosfir dalam bentuk tahanan aerodinamik.

Adanya efek ini menyebabkan sebuah satelit orbit rendah dapat kehilangan ketinggian dalam tempo beberapa tahun setelah peluncurannya. Apabila tidak dilakukan usaha untuk memperbaiki ketinggian orbit, maka satelit dapat memasuki atmosfir bumi (deorbit) dan akhirnya musnah terbakar. Peristiwa ini dikenal sebagai Orbital Decay. Makin rendah orbit sebuah satelit, makin besar pula kekuatan tahanan aerodinamik yang diterimanya. Untuk menghindarinya, maka satelit harus diletakkan pada orbit setinggi mungkin.

Lapisan atmosfir penyebab tahanan aerodinamik ini juga meningkat akibat pemanasan oleh Matahari. Energi panas dari Matahari memiliki intensitas yang bervariasi dalam suatu siklus tertentu yang berulang setiap 11 tahun. Saat intensitas ini mencapai puncaknya dikenal sebagai “solar maximum“. Saat terjadinya solar maximum, densitas atmosfir pada semua ketinggian mengalami peningkatan, dan efek hambatan yang diterima satelit jauh lebih besar dari biasanya. Energi matahari dapat diukur dengan berbagai cara. Salah satu yang paling umum adalah melalui penghitungan bintik matahari (sunspots) dan pengukuran emisi radio (solar flux).

Hubble sendiri sangat rentan terhadap bahaya orbital decay, karena itu baik orbit maupun intensitas panas matahari yang diterimanya selalu dimonitor secara ketat. Apabila satelit mengalami kehilangan ketinggian, maka ia harus dikembalikan ke ketinggian yang lebih besar. Beberapa jenis satelit memiliki sebuah roket pendorong yang khusus digunakan untuk meningkatkan ketinggian. Hubble sendiri tidak memiliki mesin roket pendorong dalam bentuk apapun, karena itu satu-satunya cara untuk mengembalikan ketinggian orbit Hubble adalah dengan menangkap dan memindahkannya secara langsung. Hal ini dilakukan oleh misi ulang-alik dalam misi layanan (service missions) dan diistilahkan sebagai “reboost”. Pada Hubble, reboost sudah dilakukan sebanyak tiga kali, dan terakhir dilakukan oleh misi ulang-alik Columbia pada awal bulan Maret 2002.

Lensa Kontak

Beberapa waktu setelah diluncurkan, diketahui bahwa cermin utama pada Hubble tidak berfungsi sebagaimana mestinya. Kikiran cermin utama Hubble yang dibuat oleh perusahaan Perkin-Elmer itu terlalu datar sehingga cahaya yang jatuh pada permukaannya tidak dapat dipantulkan secara terfokus. Gambar benda-benda langit yang didapat cenderung menyebar sehingga nampak kabur. Akibatnya, dibutuhkan waktu yang terlalu lama bagi para astronom untuk dapat menganalisis gambar-gambar kiriman Hubble. Masalah lain juga ditemui pada salah satu panel surya dari Hubble yang bergoyang-goyang karena terpanasi oleh sinar Matahari. Sementara itu, 3 giroskop rusak serta beberapa peralatan pengukuran juga tidak dapat berfungsi dengan baik.

Sudah barang tentu hal ini mengecewakan para astronom dan anggota tim yang terlibat. Belum lagi kekesalan warga Amerika Serikat sendiri karena dana milyaran Dolar yang digunakan untuk membiayai proyek Hubble berasal dari pajak yang mereka bayarkan ke kas negara. Selama berhari-hari kegagalan ini menjadi berita besar dimana-mana.

Untungnya, para ahli yang terlibat dalam proyek ini memiliki solusi untuk mengatasi masalah pada cermin utama Hubble, yaitu dengan memasang semacam “lensa kontak”, sama halnya dengan orang yang mengalami cacat mata miopi (rabun jauh). Pada tahun 1991, NASA menyiapkan program kilat untuk menyiapkan cermin koreksi guna mengatasi masalah tersebut. Cermin koreksi yang diberi nama COSTAR (Corrective Optics Space Telescope Axial Replacement) tersebut terdiri atas 10 buah cermin perak seukuran uang logam yang tersusun sedemikian rupa sehingga setelah dipasang akan membantu memfokuskan cahaya yang dipantulkan oleh permukaan cermin utama yang bermasalah pada Hubble.

Cermin senilai USD 625 juta tersebut dipasang oleh para awak pesawat ulang-alik Endeavour yang diluncurkan tanggal tanggal 6 Desember 1993. Selain memasang lensa COSTAR, para awak Endeavour juga bertugas mengganti salah satu panel surya dan tiga giroskop yang rusak pada Hubble. Pemasangan COSTAR dilakukan pada hari ketujuh setelah peluncuran oleh astronaut Kathryn Thornton. Ini bukanlah tugas yang mudah karena pemasangan lensa korektif yang ditempatkan dalam kotak seberat 272 kg ini hanya mentoleransi ketidaktepatan sebesar 0,005 inchi (0,125 mm).

Operasi perbaikan ini berlangsung dengan sukes dan memperoleh hasil yang menggembirakan. Dua bulan sesudahnya Hubble dapat mengirimkan gambar-gambar yang jauh lebih tajam dibandingkan saat sebelum perbaikan.

Memandang Masa Lalu

Selama ini, pengamatan berbasis di Bumi, walaupun dilakukan dari puncak gunung tertinggi, selalu terhambat oleh lapisan atmosfer Bumi. Belum lagi masalah polusi cahaya oleh lampu di perkotaan yang saat ini menjadi masalah serius bagi sebagian besar observatorium. Penggunaan teleskop antariksa semacam Hubble dianggap merupakan jawaban terhadap persoalan semacam ini.

Tanpa terganggu oleh awan dan debu atmosfer, pengamatan melalui teleskop Hubble dapat menembus jarak tujuh kali lebih jauh dan mendeteksi objek 50 kali lebih gelap dibandingkan dengan teleskop terbaik yang ada di Bumi saat ini. Hubble bahkan dapat menangkap citra benda-benda langit yang berjarak 15 milyar tahun cahaya dari Bumi. Lantas apakah arti jarak ini?

Memandang langit adalah memandang masa lalu, menembus ruang dan waktu. Bila dalam satu detik sebuah partikel cahaya mampu menempuh jarak 300.000 km, maka jarak yang ditempuh dalam setahun adalah 9 trilyun km. Bisa dibayangkan seberapa jauhnya jarak sebesar 15 milyar tahun cahaya itu. Karena kecepatan cahaya adalah konstan, maka sekaligus kita dapat mengetahui bahwa cahaya dari objek sejauh itu memerlukan 15 milyar tahun untuk dapat sampai ke Bumi. Ketika cahayanya sampai ke Bumi, objek itu sendiri mungkin sudah musnah, namun cahaya yang tertangkap dapat membawa kisah masa lalu kosmos yang tidak ternilai harganya.

Perhitungan para kosmolog menunjukkan bahwa usia alam semesta tidak terlalu jauh dari angka 15 milyar tahun. Dengan mengamati objek sejauh itu, para astronom berharap dapat menyibak rahasia masa lalu kosmos, bahkan memperoleh gambaran tentag proses “penciptaan” alam semesta.

Benda-benda terjauh yang dapat dideteksi melalui teleskop non-visual selama ini adalah objek-objek kuasi stelar yang memancarkan energi amat dahsyat yang tidak lain terdiri dari galaksi-galaksi berinti aktif yang diduga memiliki lubang hitam maharaksasa di pusatnya (dugaan ini kemudian terbukti kebenarannya berdasarkan pengamatan Hubble tahun 2002). Banyak diantara objek ini yang berjarak 12 – 13 milyar tahun cahaya. Diduga benda-benda inilah yang terletak di “tepi” ruang-waktu kosmos yang berarti menyimpan misteri kosmos tidak lama setelah penciptaan.

Pengamatan melalui teleskop Hubble diharapkan mampu membantu para astronom dalam mendefinisikan kembali skala kosmos, laju pengembangan kosmos–yang juga berarti umurnya, bahkan menyingkap rahasia “materi gelap” yang diyakini para astronom mengisi hampir 90% massa kosmos.